
Kita telah memasuki industri 4.0, di mana penerapan hasil perkembangan teknologi telah ditemui pula di sektor pendidikan tingkat lanjut. Dalam menunjukkan kemampuannya dalam bersaing di era modern seperti sekarang ini, UNTAN membangun ekosistem digital menuju cyber university melalui sejumlah aplikasi teknologi pendidikan pada kegiatan pembelajarannya. UNTAN sendiri adalah singkatan dari Universitas Tanjungpura, salah satu perguruan tinggi berkelas dunia yang berlokasi di Pontianak.
Konsep ekosistem digital mengacu pada perwujudan lingkungan belajar yang menyasar ke jangkauan yang lebih luas, termasuk mendobrak batasan ruang dan waktu dalam menggunakan berbagai aspek digitalisasi. Tidak hanya menerapkannya untuk mengadakan sebuah kesempatan pembelajaran, yang dimaksud ekosistem digital adalah menyelaraskan bahan ajar dengan perkembangan teknologi.
Sementara itu, cyber university adalah tren perguruan tinggi yang ditandai dengan mulai dibiasakannya kegiatan perkuliahan dengan pemanfaatan aspek teknologi, serta menyasar bahan pembelajaran yang membahas tentang teknologi itu sendiri. Mulai sekarang, berbagai sistem pendidikan telah menyiapkan diri untuk menerapkan paradigma cyber dengan memadukan konsep konvensional dengan digital.
7 Implementasi Ekosistem Digital pada Produk Teknologi
Saat ini, UNTAN membangun ekosistem digital menuju cyber university melalui 7 implementasi produk teknologi pada kegiatan pembelajarannya, sebagai berikut:
- Sistem Informasi Akademik
Jika sebelumnya mahasiswa harus menggunakan formulir kertas yang terasa tidak efektif untuk koordinasi rencana kuliah, mahasiswa kini telah dapat memanfaatkan Sistem Informasi Akademik yang berbasis online dan digital. Hal ini tentunya sangat memudahkan karena dapat diakses di mana saja dan kapan saja, serta telah tersaji dalam satu platform yang lengkap dan mudah diakses.
- Institusional Respository
Hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dapat diunggah ke laman Institutional Respository dan menjadi akses bersama. Laman ini telah disiapkan untuk mengelola dan membuka akses luas akan berbagai karya ilmiah untuk seluruh masyarakat kampus.
- Digital Library
Berkaitan dengan poin sebelumnya mengenai satu platform yang dapat menjadi gudang referensi dan koleksi jurnal ilmiah, UNTAN membangun ekosistem digital menuju cyber university dengan cara membuka akses ke perpustakaan digitalnya.
- Penerimaan Mahasiswa Baru
Seperti halnya yang sudah dilakukan di berbagai institusi, nyatanya perkembangan teknologi juga menyasar ke bidang pendidikan, termasuk kegiatan penerimaan siswa baru. Bagi calon mahasiswa yang berminat untuk mendaftarkan dirinya, masing-masing dapat langsung mengakses laman khusus untuk mengirimkan aplikasi dan memperoleh banyak informasi terkini.
- Sistem Pendukung Outline Tugas Akhir
Sistem ini menyediakan akses pada informasi berbasis web yang dapat difungsikan sebagai sarana komunikasi interaktif, serta laman penunjang kegiatan mahasiswa dalam menyelesaikan Tugas Akhir. Di sini, mahasiswa dan dosen pembimbing dapat mulai berdiskusi terkait topik tertentu, hingga melakukan pengumpulan revisi dan pengecekan tugas melalui fitur-fitur yang ada.
- E-Learning
Dalam upayanya menuju sebuah cyber university, UNTAN juga telah melangsungkan pembelajaran berbasis sarana elektronik, misalnya dengan mengunggah materi pembelajaran di laman penyimpanan berbasis digital. Kegiatan pembelajaran seperti ini tentu memudahkan siswa untuk mengakses dan memaksimalkan potensi masing-masing dalam bidang teknologi.
- Cashless Payment
Selain penerapan teknologi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di lingkungan kampus, UNTAN membangun ekosistem digital menuju cyber university juga dengan menerima bentuk pembayaran cashless, yaitu melalui ATM maupun mobile banking dan lainnya.
Itulah ulasan singkat tentang 7 teknologi pendidikan yang dapat ditemui di Universitas Tanjungpura. Ke depannya, UNTAN tentu akan lebih sigap dalam menerapkan, sekaligus mengembangkan teknologi untuk kepentingan bersama.
